Rilis Media: ID Institute Sarankan Lion Air Analisa Kebocoran Data

Jakarta (19/09), Internet Development Institute (ID Institute) menilai perlu dilakukan analisa mendalam untuk mengetahui penyebab bobolnya data penumpang Lion Air. 

Menurut Ketua Bidang Kajian Keamanan dan Infrastruktur ID Institute, Sheryhan Amier, kebocoran data bisa terjadi karena berbagai hal, “Misal kesalahan murni pada sistem, bisa jadi terdapat malware yang tidak terdeteksi dan ternyata itu spyware, atau bahkan command and center (C&C). Bisa juga celah keamanan yg telah dieksploitasi, dan lain sebagainya. Oleh karena itu perlu dilakukan analisa secara mendalam.”

Lanjutnya, jika sudah mengetahui kronologi kejadian dan sumber masalahnya, terdapat beberapa solusi yang dapat dilakukan. “Biasanya, setelah server yang bermasalah diisolasi dan proses mencurigakan telah dihentikan, sistem dibersihkan secara menyeluruh dan langsung menutup celah keamanan yang ada. Tindakan-tindakan pencegahan harus dilakukan agar minim resiko kejadian berulang. Penetration testing secara berkala juga penting sebagai bentuk pencegahan yg efektif.”

Selain tindakan-tindakan teknis yang dilakukan, ia juga menyarankan agar diadakan edukasi mengenai cyber security untuk meningkatkan awareness pegawai terhadap kemungkinan-kemungkinan cyber crime yang terjadi. “Seketat apapun pengamanan sistem, tidak akan efektif bila manusia dapat dijadikan agen kerentanan oleh penjahat siber. Tidak ada satupun sistem yang aman 100%,” tambahnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *