Rilis Media: ID Institute Menyatukan Anak Muda Indonesia Ahli AI dari Banyak Negara

Jakarta, 23 Januari 2020 – Internet Development Institute atau biasa disingkat ID Institute menggelar Diskusi Online Santuy membahas Artificial Intelligence di Indonesia.

ID Institute bersama Youth IGF Indonesia, Make AI, dan Sobat Cyber sengaja membuat diskusi online karena menyadari banyak diskusi terkait teknologi yang terbatas dilakukan hanya di Jakarta. Sementara tak semua talent ada di Jakarta.

“Banyak anak muda Indonesia yang pengetahuannya luar biasa mengenai AI tengah menempuh pendidikan di luar negeri. Jadi baik narasumber maupun pesertanya berasal dari berbagai daerah dan negara, mulai dari Gorontalo, Medan, hingga Taiwan, Amerika, dan Inggris.” ujar Svaradiva, Ketua ID Institute sekaligus moderator acara.

Dalam diskusi tersebut ditampilkan empat narasumber anak-anak muda Indonesia dari berbagai belahan dunia, yakni Marcella Astrid (PhD student University of Science and Technology, South Korea), Hargyo Nugroho (PhD student University of Birmingham), Nazim Machresa (Business Development Executive Renom), dan Bhredipta Socarana (K&K Advocates, LL.M student at Berkeley Law School).

Dalam diskusi tersebut dibahas mulai dari cara kerja AI, kerentanan menggunakan AI, industri AI di Indonesia, hingga penerapan hukum dan tata kelola AI di Indonesia dan negara lain.

“Banyak sekali pertanyaan yang diajukan dari peserta. Mulai dari apakah mungkin AI bisa mendeteksi cross-platform, perspektif hukum terhadap tanggung jawab pembuat produk AI jika ada malfungsi, dan perkembangan menuju self-driving vehicle yang pesat,” jelas Svaradiva.

Harapannya ke depan, pemerintah turut berdiskusi dengan anak-anak muda terkait teknologi dan penerapan serta tata kelolanya. Ditambah, ada wacana pemerintah akan menggunakan AI untuk mendukung kerja ASN. “Kita semua ingin yang terbaik untuk Indonesia, kita siap membantu.”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *